Optimalkan Pembangunan di Kutim, 50 WP Terima Penghargaan dari Bapenda

img

Optimalkan Pembangunan di Kutim, 50 WP Terima Penghargaan dari Bapenda

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, SANGATTA-Kepatuhan seseorang dalam menunaikan tanggungjawabnya sebagai wajib pajak sangat membantu pemerintah untuk menyukseskan dan mengoptimalkan pembangunan di daerah agar lebih cepat terwujud.

Berdasarkan alasan itu, Pemerintah Kutai Timur melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberikan penghargaan pada 50 wajib pajak atas dedikasinya selama ini, karena sudah mau berpartisipasi wujudkan pembangunan di Kutai Timur.

Mereka semua kata Kepala Bapenda Kutai Timur Syahfur, merupakan wajib pajak dari orang-orang ataupun perusahaan yang rutin melapor dan membayar pajak secara non tunai (online).

Penerima penghargaan itu terdiri dari 11 jenis pajak daerah yaitu pajak restoran, pajak parkir, pajak hotel, pajak hiburan, pajak penerangan jalan, pajak sarang burung walet, pajak reklame dan lainnya.

"Ini termasuk bagian dari penggalian potensi pendapatan, salah satunya dengan memberikan penghargaan kepada wajib pajak yang patuh dan taat," ungkapnya, di Gedung Serbaguna Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta.

Pada kesempatan itu, ia membeberkan beberapa inovasi yang telah dikeluarkan Bapenda untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan melakukan pembayaran pajak melalui channel yang sudah bekerja sama Bank Kaltimtara cabang Kutai Timur.

Mereka bisa bayar pajak melalui SMS, ATM, Internet Banking ataupun Mobile Bank Kaltimtara. "Pembayaran juga bisa dilakukan lewat Indomaret, E-commerce melalui aplikasi Dana dan Shoppe, Toko Pedia dan beberapa lainnya," bebernya.

Menurut Bupati Ardiansyah Sulaiman, pajak adalah barometer pendapatan baik untuk APBN maupun APBD. Nantinya, pajak yang sudah dibayarkan itu akan digunakan untuk kemajuan infrastruktur daerah.

Maka dari itu, wajib pajak diharapkan bisa lebih maksimal untuk berkontribusi dalam meningkatkan PAD Kutai Timur. "PAD ini bersumber dari pajak yang berkisar antara Rp200 miliar hingga Rp220 miliar. Semoga dengan penghargaan yang kita berikan ini bisa membuat wajib pajak lebih maksimal membayar kewajibannya," harapnya.

Bapenda Kutai Timur pun diharapkan bisa lebih maksimal lagi kedepannya dalam melakukan penarikan pajak. Mengingat, Kutai Timur masih membutuhkan banyak pembangunan guna mensejahterakan rakyat. "Saya minta Bapenda bekerja lebih maksimal untuk meningkatkan PAD Kutim," pesannya.(adv)